Melahap Kepiting di Bawah Karang

Tak selamanya tersasar itu buruk. Terkadang, tersesat ke sebuah tempat justru menghadirkan kepada kita sesuatu yang lebih indah. Saya sudah membuktikannya ketika tersasar ke Pantai Sadeng di Girisubo, Gunungkidul. Sebenarnya saya bertujuan ke pantai lain tetapi salah membelok. Tetapi di Pantai Sadeng saya menemukan surga hidangan kuliner laut.

Pantai Sadeng ini berada di ujung timur deretan pantai di Gunungkidul Yogyakarta. Jaraknya pun lebih jauh dari pantai-pantai lainnya, mungkin sekitar 75-80 km dari pusat kota Yogyakarta. Jalan menuju ke pantai ini sepi, naik turun, melewati jurang-jurang. Walau melelahkan, saya cukup menikmati karena pemandangannya pun indah.
Perahu-perahu nelayan yang bersandar.
Tiba di gerbang Pantai Sadeng, yang pertama terlihat adalah tempat pelelangan ikan. Memang, pantai ini adalah pantai nelayan, bukan pantai wisata. Sayangnya, saat itu nelayan belum banyak yang kembali dari laut. Hanya terlihat beberapa pedagang yang menggelar ikan-ikan besar, entah apa namanya.

Awalnya saya agak bingung, apakah pantai ini begini saja, hanya tempat penjualan ikan beserta perahu-perahu nelayannya? Tak ada pasir pantai untuk bermain atau warung-warung makan. Padahal setelah menempuh perjalanan jauh perut sudah keroncongan.
Tumpukan kepiting yang dijajakan di warung-warung Pantai Sadeng.
Ternyata di sisi kiri terdapat sebuah jalan kecil yang dapat dilalui mobil menuju ke tebing karang di ujung pantai Sadeng. Di sana terdapat sepetak pasir pantai untuk bermain. Menurut saya, salah satu hal yang paling menarik di pantai ini adalah batu-batu penahan ombak yang dibangun untuk melindungi perahu-perahu nelayan.

Rasa lapar sudah tidak dapat ditahan lagi, akhirnya saya menuju ke warung-warung yang berada di pinggir tebing kapur. Tumpukan kepiting (yang sebenarnya lebih tepat disebut rajungan, karena totol-totol) dan lobster tampak sangat menggiurkan.
Lesehan di bawah karang.
Suami saya langsung mewanti-wanti, “Tanya dulu harganya, sekalian harga nasi dan lalapannya!”

Sesuai pengalaman kami di beberapa pantai lain, kadang harga ikan atau kepitingnya mahal. Ada juga yang murah, namun harga nasi, lalapan, dan sambal justru mahal sekali.

Si ibu pemilik warung mengatakan bahwa harga satu ekor kepiting yang besar Rp30 ribu. Nasinya Rp2500 per porsi, lalapan Rp2000 sepiring dan sambal gratis! Sontak kami memilih kepiting yang paling besar, beratnya sudah pesti lebih dari 1 kg. Kalau di Jakarta harganya jauh lebih mahal, pikir saya.
Tanggul penahan ombak dan mercusuar Pantai Sadeng.
Kami mencari tempat duduk di tikar-tikar yang digelar di bawah karang kapur. Warung-warung tersebut membuat semacam lesehan di belakang warung mereka. Para penjual tersebut tidak perlu memasang tenda karena formasi karang secara alami mampu berfungsi sebagai peneduh. Justru karena tempat berteduh alami ini, hawa menjadi jauh lebih sejuk dan kami juga terlindung dari terpaan angin pantai.

Sambil menunggu, kami menyantap tempe mendoan panas yang disediakan ibu pemilik warung. Ibu ini dan suaminya sibuk mengolah kepiting yang kami pilih. Ia juga menyediakan oseng sayuran dan ikan tuna goreng untuk beberapa pelanggan yang lain.

Tidak berapa lama akhirnya datang kepiting kami, ditemani nasi panas, satu cobek sambal dan irisan ketimun. Suami saya tidak sabar langsung mencicipi daging kepiting, “Enak banget!” Kepiting tersebut masih sangat segar sehingga dagingnya pun sangat gurih.

Kepiting ini juga dimasak dengan bumbu yang sangat sederhana sehingga justru rasa alami kepitingnya tidak tertutup bumbu-bumbu. Ini sangat pas dipadukan dengan sambal yang rasanya “nendang” meski bahannya hanya cabai rawit, garam, dan terasi. Kami melahap kepiting, sampai menambah nasi dua kali. Sudah lama rasanya saya tidak makan sebanyak itu.

Ternyata semuanya hanya habis Rp49.500 sudah dengan es teh manis, satu kelapa bulat, dan enam potong tempe mendoan. Sungguh hasil tersesat yang sangat nikmat. Sebenarnya saya masih ngiler melihat tumpukan lobster, tapi apa daya perut sudah tidak sanggup menampung lagi.

Si ibu pemilik warung meminta kami untuk datang lagi suatu saat nanti. “Pasti, Bu!” kata kami.

Kunjungi juga blog perjalanan Olenka di www.backpackology.me

Simak juga galeri keindahan Pulau Lengkuas, Bangka Belitung, di bawah ini.

Baca juga:

[GALERI] Komodo di Pulau Rinca
[GALERI] Berburu senja keliling Indonesia
[GALERI] Kalau tak tahu malu, silakan berenang di sini
Menyusuri pantai-pantai Balikpapan
Bersantai di Indrayanti

Latest News

  • DD documentary on Mrinal Sen handed over to filmmaker

    Kolkata, April 1 (IANS) As part of its tribute to India's living legends, Doordarshan has made a documentary on legendary film maker Mrinal Sen, the DVD of which was handed to the nonagenarian movie maker here on Wednesday. Titled "Celebrating Mrinal Sen", the four-episode documentary is primarily based on conversations between the maestro and renowned film critic and analyst Sameek Bandyopadhyay. Prasar Bharati chief executive officer Jawhar Sircar handed over the DVD to Sen and his wife …

  • Surprise! Abhishek Bachchan shoots for his special appearance in Aishwarya Rai Bachchan's JAZBAA
    Surprise! Abhishek Bachchan shoots for his special appearance in Aishwarya Rai Bachchan's JAZBAA

    One of Bollywood's hottest couple Abhishek Bachchan and Aishwarya Rai Bachchan had created their magic on screen last in GURU which released in 2007. …

  • Swastika Mukerjee and 4 Bengali bombshells who went bold in Bollywood
    Swastika Mukerjee and 4 Bengali bombshells who went bold in Bollywood

    Swastika Mukherjee has become the talk of the town because of her bold scenes and hotness quotient in DETECTIVE BYOMKESH BAKSHY! …

  • Fools' Day Special: Here's why Uday Chopra and Nargis Fakhri made us go 'aww'
    Fools' Day Special: Here's why Uday Chopra and Nargis Fakhri made us go 'aww'

    The funny man in the Chopra family, Uday Chopra (of DHOOM fame) knows how to take a dig at himself as he said that he is proud to be a fool. …

  • Ayushmann Khurrana: We actors are over pampered
    Ayushmann Khurrana: We actors are over pampered

    At the recently concluded FICCI Frames 2015, Ayushmann Khurrana confessed that actors are over pampered. …

  • Madhuri, Shriram Nene now Aquaguard goodwill ambassadors

    Mumbai, April 1 (IANS) Bollywood actress Madhuri Dixit Nene and her husband Shriram Nene have been roped in by Eureka Forbes, a pioneer in the water purification systems market, as the goodwill ambassadors for Aquaguard for a five-year term. …

  • All decks cleared for 'Komban'

    Madurai, April 1 (IANS) The Madras High Court bench here on Wednesday refused to pass an interim injunction restraining the makers of actor Karthi-starrer Tamil rural actioner "Komban" from releasing the film in cinemas. Justices S. Tamilvanan and V.S. Ravi turned down a petition filed by Puthiya Tamilagam president K. Krishnasamy seeking a stay on the film's release, claiming it's based on a clash between two castes and could possibly affect the law and order situation in the state. …

  • Ekta Kapoor to turn 'maha judge' for 'Nach Baliye 7'?

    Mumbai, April 1 (IANS) After a long search for a fourth judge for "Nach Baliye 7", producer Ekta Kapoor might herself step into the chair to complete the quartet of judges for the forthcoming dance reality TV show. Bollywood beauties Vidya Balan and Kareena Kapoor Khan were also approached for the spot, but nothing concrete is said to have come out of the talks so far. Other than judges, "MasterChef India 4" judge Ranveer Brar is also expected to join the contestants with his wife Pallavi. …

Loading...